Skip to main content

Posts

Showing posts with the label keluarga

Tas Selempang

 Assalamu’alaikum Ini adalah hasil karya bunda yang sudah lama, tapi tak mengapa kalau bunda ingin cerita sedikit ya.  Sejak awal mencoba menjahit, bunda paling suka membuat tas. Karena membuatnya mudah dan sangat berguna serta bisa membuat bunda berhemat, karena tidak perlu membeli tas lagi. Ketika tinggal di Malaysia, mobilitas bunda sangat tinggi. Setiap pagi bunda akan mengantar anak2 bunda ke sekolah, yang sekolahnya juga berlainan arah. Lalu mampir ke kedai untuk belanja kebutuhan pangan. Siangnya bunda menjemput sang adik untuk kemudian menyiapkannya pergi ke sekolah agama. Sementara si kakak dijemput agak petang. Setiap hari bunda akan memakai tas yang paling ringkas dan mudah dibawa kemanapun tanpa perlu memeganginya. Itulah sebabnya bunda suka sekali memakai sling bag atau tas selempang ini. Semua keperluan masuk dan tidak repot memegang dompet, kunci dan sebagai nya. Tangan tinggal membawa kotak makan siang yang bunda siapkan untuk si adik, untuk menghemat waktuny...

Laa hawla wa laa quwwata illaa billaah

Bunda sebenarnya agak sedih mau nulis ini. Campur aduk perasaan jiwa ini dengan keadaan dunia sekarang. Benarlah apa yang telah diperingatkan Nabi kita, Muhammad  ï·º. Kita betul2 sudah di ujung zaman. Terlalu banyak hal yang ingin di tulis, namun akan terlalu banyak juga waktu yang terkuras. Intinya dunia dan bahkan negara kita sedang dalam kepada tidak baik2 saja. Dan kemungkinan jika mengikuti hadist2 yang ada dalam kajian2 akhir zaman, keadaan akan semakin memburuk. Allahu a’lam bishshawab. Melihat generasi abad ini, semakin sedih ketika kita bicara akhlak dan adab. Serbuan tehnologi yang semakin kesini semakin membuat risau seperti contohnya AI. Kepalsuan akan merajalela. Lihat saja, ada aplikasi yang bisa menggabungkan 2 foto yang kita inginkan, ntah foto siapapun itu dan kemudian dibikin menjadi sebuah video dengan pilihan gerakan yang diinginkan, ngerii... Belum lagi suara yang bisa ditiru dengan sangat persis seperti aslinya. Dunia seperti apa yang menanti anak2 keturunan ki...

Bawa bekal dong.

Hai, assalamu'alaykum... Bunda kalau yang namanya mau jalan2, suka banget bikin sangu atau bekal. Walaupun ada kemungkinan di tempat itu nanti akhirnya beli makanan atau jajan juga, tapi bunda sudah biasa membawa makanan sendiri. Dari anak2 kecil sampai besar sewaktu ayahnya masih ada, kami sering diajak piknik dadakan. Bukan di tempat piknik yang khusus, tapi cukup ke taman2 umum. Apalagi dulu ketika tinggal di malaysia, cukup banyak sekali taman umum indah, luas, nan gratis. Terutama di kawasan Putrajaya.  Maka biasanya stok roti tawar selalu ada di rumah. Roti ini sangat mudah di buat apa saja. Tapi biasanya yang praktis bikin sandwich. Ini bekal abang dengan bermacam pelengkap. Kotak makan plastik bawa dari jakarta, wet tissue dari flight tantenya anak2 balik dari umroh, saus sambal dan tissue kertas solaria, dapat pas beli nasgor di bandara, tak lupa di kasih 'belt' dari gelang karet . Jadi ini cerita pas kami ke malaysia cuti sekolah yang lalu. Selain jalan berempa...

Lebaran 2022 M

  Alhamdulillah, tahun ini lebaran terasa bermakna lagi setelah 2 tahun seperti dijauhkan dari silaturrahim dan ukhuwah dengan para kesayangan. Bunda sendiri serta keluarga tidak begitu 'saklek' dengan aturan penguasa. Rumah kami tetap terbuka. Dan alhamdulillah  lebaran disaat pandemi tahun 2020, kami akhirnya berhasil mengunjungi omanya anak2, walaupun bukan di hari Raya 1 dan 2. Alhamdulillah pula, omanya anak2 bukan yang terlalu 'parno' dengan c0v1d ini. Pandemi tahun berikutnya yakni 2021 walaupun pemerintah masih ketat dengan peraturan, tapi orang2 sudah mulai "berani" keluar demi silaturrahim terutama ke tempat sanak saudara terdekat. Sebagian masjid juga sudah mengadakan solat ied dengan protokol yang ketat. Alhamdulillah bunda dan anak2 bisa bersama oma 2 hari sebelum lebaran sambil sama2 menyiapkan hidangan hari raya yang sederhana namun nikmat. Namun begitu masih banyak saudara dan family yang masih belum mau "membuka pintu" untuk kunjunga...

Bekal vs jajan

Bismillaah..  Kemarin dapat pesan yang sedang viral,  tentang penemuan jajanan anak sekolah yang berbahaya, dari salah satu grup WA. Semakin lama semakin ngeri melihat laporan tentang jajanan  anak2, yang di jual abang2, yang tersebar di sekitar kawasan luar pagar sekolah. Bikin kita beristighfar panjang. Miris. Ketika saya menetap di Malaysia, di sekolah rendah kebangsaan (SD negri), yang namanya penjual jajanan tidak kalah banyak dengan abang2 di jakarta. Tapi selama hidup di sana serta mempunyai pengalaman menyekolahkan ke 3 anak2 di sekolah kebangsaan, saya sering memperhatikan para penjual jajanan di sana. Setiap saya menunggu untuk menjemput mereka pulang, saya suka mengamati jajanan anak2 tersebut. Ragamnya tidak seperti di jakarta tentu saja. Tapi sepanjang pemerhatian saya, yang membuat prihatin adalah banyak yang menjual minuman soda berwarna warni dan snack yang tidak jelas bahannya, apalagi faedahnya. Penuh dengan zat pewarna dan gula. Selain jajanan ya...