Skip to main content

Posts

Showing posts with the label motivation

Tawakkal

Assalamu'alaykum semua… Di suatu situasi, pernahkan anda khawatir akan apa yang bakal terjadi pada diri anda atau keluarga anda di masa depan, katakan 10 tahun ke depan? Apalagi kondisi negara kita sedang dalam keadaan yang membuat perasaan, emosi dan mental kita naik turun.  Sebagai manusia normal saya juga mengalami. Apalagi ketika dihadapkan dengan situasi ekonomi. Tapi apabila kita terlalu khawatir sampai membuat sakit kepala, stress dan anxiety istilahnya, tentu bukan sesuatu yang baik. Bahkan dalam agama islam kita tidak boleh terlalu jauh memikirkan apa yang akan terjadi di depan yang pada kenyataannya memang belum terjadi. Cukuplah kita berusaha beramal hari ini dengan amal yang lebih baik dari kemarin, dan mempersiapkan hari esok dengan amalan yang lebih baik dari hari ini, dan tentu saja kita mesti bertawakkal kepada Allah sebagaimana yang di tuntun dalam al Qur’an. ÙˆَÙ…َÙ† ÙŠَتَّÙ‚ِ اللَّÙ‡َ ÙŠَجْعَÙ„ Ù„َّÙ‡ُ Ù…َØ®ْرَجاً ÙˆَÙŠَرْزُÙ‚ْÙ‡ُ Ù…ِÙ†ْ Ø­َÙŠْØ«ُ Ù„َا ÙŠَØ­ْتَسِبُ “Barang siapa bertak...

Bahagia itu sederhana (2)

Assalamu'alaykum... Bahagia itu sebenarnya tidak sukar untuk dicapai. Seperti apapun kondisi kita, kalau masih ada yang bisa di syukuri dalam hidup kita, seharusnya kita masih bisa bahagia. Jadi kuncinya rasa bersyukur. Sebelumnya, bunda pernah menulis judul yang sama di blog bunda ini, anggap sebagai bagian pertama ya? Yuk dibaca disini . Lanjut ya... apakah kamu, Masih bisa beribadah dengan tenang? Masih punya badan yang sehat? Masih punya keluarga yang baik? Masih ada tempat tinggal yang layak? Masih bisa makan tiap hari? Masih bisa jalan pagi di hari Ahad di ujung minggu? Dan kalau dicari terus, pasti ada dan ada yang bisa di syukuri.  Alhamdulillah, ada kebahagiaan tersendiri ketika tadi pagi, bunda bisa jalan pagi/jogging sama anak bunda, yang biasanya jarang mau diajak jalan...  Teruskan bersyukur ya...

Laa hawla wa laa quwwata illaa billaah

Bunda sebenarnya agak sedih mau nulis ini. Campur aduk perasaan jiwa ini dengan keadaan dunia sekarang. Benarlah apa yang telah diperingatkan Nabi kita, Muhammad  ï·º. Kita betul2 sudah di ujung zaman. Terlalu banyak hal yang ingin di tulis, namun akan terlalu banyak juga waktu yang terkuras. Intinya dunia dan bahkan negara kita sedang dalam kepada tidak baik2 saja. Dan kemungkinan jika mengikuti hadist2 yang ada dalam kajian2 akhir zaman, keadaan akan semakin memburuk. Allahu a’lam bishshawab. Melihat generasi abad ini, semakin sedih ketika kita bicara akhlak dan adab. Serbuan tehnologi yang semakin kesini semakin membuat risau seperti contohnya AI. Kepalsuan akan merajalela. Lihat saja, ada aplikasi yang bisa menggabungkan 2 foto yang kita inginkan, ntah foto siapapun itu dan kemudian dibikin menjadi sebuah video dengan pilihan gerakan yang diinginkan, ngerii... Belum lagi suara yang bisa ditiru dengan sangat persis seperti aslinya. Dunia seperti apa yang menanti anak2 keturunan ki...

Selalu dukung Palestina

Assalamu'alaykum... Dua hari yang lalu, bunda bikin bros bendera Palestina dari kain felt. Sebenarnya sudah lama banget pengen bebikinan. Tapi baru berkesempatan hari Senin kemarin. Pagi2 sesudah membereskan persiapan anak2 berangkat sekolah dan si kakak berangkat magang, bunda langsung membongkar simpanan perca kain flanel atau felt.  Tadinya bikin bros bentuk bendera Palestina yang persegi panjang. Tapi seperti nya agak kebesaran kalau di pakai di hijab yang bunda kenakan, untuk mengajar di madrasah. Jadi bunda juga buat bentuk hati yang lebih simpel dan kecil. Alhamdulillah persediaan peniti nya masih cukup. Siang hari nya bunda ke madrasah dengan memakai bros Palestina ini.  Nah ini hasil bebikinan bunda kemarin. Waktu bunda posting foto nya di instagram, keponakan dan adiknya bunda melihat dan langsung minta dibikinkan yang bentuk hati. Jadi yang 1 sudah meluncur ke keponakan bunda. Alhamdulillah dia suka sekali.  Semoga bermanfaat dan dipakai terus yaa.. Ini juga se...

Kenapa...

Kenapa.... Karena, Anakmu bukan milikmu, ia milik sang Maha Berkehendak. Maka bertenanglah, serahkan segalanya pada Allah sang Maha membolak balikkan hati mahlukNya. Jangan ada kata jenuh dalam doamu. Jangan ada kata letih dalam menasihatinya. Ikhlas dan ridho atas apa yang sudah menjadi ketetapan Allah. Semoga dengan ridho dan ikhlasmu, rahmat Allah akan turun untuk anakmu. Coretan bunda, maret 2022  

Bagai air dicincang

Assalamu'alaykum all. Blog pertama di tahun 2023. Allahu akbar, waktu benar2 semakin terasa cepat. Detik, menit dan jarum jam yang bergerak masih seperti dahulu, tapi dengan keadaan dunia yang semakin sibuk, semua terasa terlalu cepat. Begitu cepatnya, sampai tidak terasa ayah telah 5 tahun tiada di sisi bunda dan anak2. Untuk anak2 bunda, semoga kalian bertiga tetap bagaikan air di cincang, tak pernah putus, walaupun bunda sudah tiada. Selalu silaturrahim, saling mendoakan dan mendukung dalam keadaan apapun. Karena kalian bertiga pernah berada dalam rahim bunda yang sama, memiliki darah ayah yang sama, sehingga kasih sayang keterikatan keluarga akan mengatasi apapun yang terjadi. Semoga kelak kita berkumpul lagi di Jannah bersama2 yang kita sayangi...aamiin.  Ini gambar now and then anak2 bunda di akhir 2022 kemarin. Balik dari Ireland, si kakak langsung ngajak abang Daffa ke library dan TIM. Si adik juga sudah hampir sebesar si abang. Jadi teringat sama sarung bantal (cushion c...

Allah yang Maha Baik

  Siapa yang akan menyangka, apa yang kita cita2kan di waktu kecil, kemudian pudar ketika kita memasuki fase pendidikan berikutnya karena satu dan lain hal, tiba2 di masa yang boleh dibilang sudah tua, barulah terwujud. Allah Maha Baik. Tidak terasa sudah satu semester saya mengabdi di Madrasah Diniyah awaliyah, milik guru majelis ta'lim saya yang juga guru dari ibunda saya. Beliau memiliki madrasah yang berdiri sejak awal tahun 80-an. Meskipun sudah sepuh, namun semangat dakwah beliau dan meneruskan madrasahnya masih sangat kuat. Saya kebetulan menggantikan guru yang sudah berhenti karena usia dan kesehatan. Saya sendiri tidak ada basic mengajar. Jadi boleh dibilang saya juga belajar mengajar. Alhamdulillah ala kulli haal. Dengan ups and downs nya, sedikit demi sedikit saya belajar. Ternyata menyenangkan menjadi seorang guru. Seperti halnya apa yang saya impikan puluhan tahun lalu. Menghadapi macam2 polah/kelakuan anak2 sekarang, menjadi suka dan juga sedih/miris saya. Tapi se...

Bahagia itu sederhana

Source of the  Picture Bisa solat tepat waktu, itu bahagia Bisa hadir di majelis ilmu, itu bahagia Bisa membuat anak tersenyum lebar ketika pulang sekolah walau hanya dengan membelikan 2 bungkus kacang goreng kegemaran nya, itu bahagia Bisa mengucapkan terima kasih dengan penuh ikhlas pada sopir angkot, itu bahagia Bisa mimpi ketemu almarhum suami dan melihat wajahnya, itu bahagia Bisa tersenyum melihat video kenangan bersama almarhum suami walau dalam keadaan rindu dan sedih, itu bahagia Bisa mengucapkan salam (assalamu'alaikum) pada orang lain di jalan, itu bahagia Bisa membuat orang tersenyum walau hanya dengan membawakan secawan es doger abang2, itu bahagia Bisa bersedekah untuk kedua orang tua yang sudah tiada, itu bahagia Bisa rutin mendoakan anak2, itu bahagia Bisa zikir sehabis solat, itu bahagia Bisa jalan kaki berdua anak ke madrasah nya sambil berceloteh  dengan semangat, itu bahagia Bisa menemukan sesuatu untuk di syukuri setiap hari...

Bawa plastik sendiri

Kemarin terbaca berita yang sedih, tentang mati nya seekor ikan paus di Philippina. Sebelum ini, ada juga kasus yang sama di lokasi yang lain. Yang mengenaskan, paus muda ini mati karena menelan sampah plastik, yang ditemukan berada di dalam perutnya. Plastik, ya... Sesuatu yang sehari-hari kita gunakan untuk belanja, menjadi sesuatu yang dapat membunuh mamalia besar di lautan luas. Beberapa tahun lalu ketika masih ada situs multiply, saya pernah menulis tentang aturan pemerintah negeri selangor di malaysia, untuk anjuran membawa tas belanja sendiri. Setiap weekend premis2 di negeri selangor, termasuk pasaraya harus mengenakan biaya 20 sen kepada pembeli untuk setiap plastik yang mereka berikan. Ini sebuah langkah yang sangat saya dukung. Tak berapa lama kemudian, saya baca  di beberapa pasaraya besar (seperti Carrefour) di Jakarta, juga ikut melaksanakannya. Tapi kelihatannya hal tersebut tak berlangsung lama. Ahad kemarin saja, ketika saya ke transmart, mereka masih memberi ka...