Skip to main content

Posts

Showing posts with the label life

Miris

Bismillaah.. Seperti tak ada habisnya membahas mentalitas sebagian, sekali lagi sebagian orang Indonesia. Sayangnya sebagian itu adalah bagian besarnya . Ini tentang membuang sampah. Dalam perjalanan saya menunggu bus transjakarta ke Pulogadung melalui terminal Kampung Melayu, baru saja seorang driver bus, membuang sampah dari dalam, saat bus nya sedang berhenti di terminal. Sampah itu memang nampak kecil saja, tapi kalau kebanyakan manusia Indonesia berprilaku atau mempunyai habit seperti itu, apa jadinya? Jenis manusia seperti ini kalau diberitahu, kemungkinan hanya menjawab, "santai aja, ada pekerja kebersihan kok", atau "pasukan oren kan memang pekerjaannya itu". Tidak heran satu ketika, saya yang sedang memeriksa jawaban murid kelas 1 madrasah diniyah, yang soal essay nya adalah, "Siapakah yang harus menjaga kebersihan?". Jawaban yang ditulisnya, "pasukan oren". Hahaha, tergelak saya seketika. Tidak salah juga sih, tapi ini menggambarkan ...

Laa hawla wa laa quwwata illaa billaah

Bunda sebenarnya agak sedih mau nulis ini. Campur aduk perasaan jiwa ini dengan keadaan dunia sekarang. Benarlah apa yang telah diperingatkan Nabi kita, Muhammad  ï·º. Kita betul2 sudah di ujung zaman. Terlalu banyak hal yang ingin di tulis, namun akan terlalu banyak juga waktu yang terkuras. Intinya dunia dan bahkan negara kita sedang dalam kepada tidak baik2 saja. Dan kemungkinan jika mengikuti hadist2 yang ada dalam kajian2 akhir zaman, keadaan akan semakin memburuk. Allahu a’lam bishshawab. Melihat generasi abad ini, semakin sedih ketika kita bicara akhlak dan adab. Serbuan tehnologi yang semakin kesini semakin membuat risau seperti contohnya AI. Kepalsuan akan merajalela. Lihat saja, ada aplikasi yang bisa menggabungkan 2 foto yang kita inginkan, ntah foto siapapun itu dan kemudian dibikin menjadi sebuah video dengan pilihan gerakan yang diinginkan, ngerii... Belum lagi suara yang bisa ditiru dengan sangat persis seperti aslinya. Dunia seperti apa yang menanti anak2 keturunan ki...

Kenapa...

Kenapa.... Karena, Anakmu bukan milikmu, ia milik sang Maha Berkehendak. Maka bertenanglah, serahkan segalanya pada Allah sang Maha membolak balikkan hati mahlukNya. Jangan ada kata jenuh dalam doamu. Jangan ada kata letih dalam menasihatinya. Ikhlas dan ridho atas apa yang sudah menjadi ketetapan Allah. Semoga dengan ridho dan ikhlasmu, rahmat Allah akan turun untuk anakmu. Coretan bunda, maret 2022  

Bagai air dicincang

Assalamu'alaykum all. Blog pertama di tahun 2023. Allahu akbar, waktu benar2 semakin terasa cepat. Detik, menit dan jarum jam yang bergerak masih seperti dahulu, tapi dengan keadaan dunia yang semakin sibuk, semua terasa terlalu cepat. Begitu cepatnya, sampai tidak terasa ayah telah 5 tahun tiada di sisi bunda dan anak2. Untuk anak2 bunda, semoga kalian bertiga tetap bagaikan air di cincang, tak pernah putus, walaupun bunda sudah tiada. Selalu silaturrahim, saling mendoakan dan mendukung dalam keadaan apapun. Karena kalian bertiga pernah berada dalam rahim bunda yang sama, memiliki darah ayah yang sama, sehingga kasih sayang keterikatan keluarga akan mengatasi apapun yang terjadi. Semoga kelak kita berkumpul lagi di Jannah bersama2 yang kita sayangi...aamiin.  Ini gambar now and then anak2 bunda di akhir 2022 kemarin. Balik dari Ireland, si kakak langsung ngajak abang Daffa ke library dan TIM. Si adik juga sudah hampir sebesar si abang. Jadi teringat sama sarung bantal (cushion c...