Skip to main content

Posts

Showing posts with the label alhamdulillah

Sekilas mirip kue serimuka / serikaya

Di hari raya idul fitri kemarin, bunda dan keluarga sempat berkunjung ke rumah pakcik bunda yang tinggal di Cilegon Banten. Ketika mau pulang, kami dibekali oleh2 beberapa macam. Salah satunya nampak seperti kue serimuka atau disebut juga ketan serikaya, atau gading galuh dalam bahasa ibunda saya yang orang melayu deli, Sumatra Utara. Tapi dibungkus dalam plastik dan nampak agak kering. Setelah dibuka, ternyata bagian atas yang mirip lapisan tepung gula merah terbuat dari kacang tanah... begitu bunda coba ternyata enaak sekali. Perpaduan gurihnya kacang tanah tumbuk dan manisnya ketan  dibawahnya...masya Allah. Maka timbullah rasa penasaran bunda, apakah nama makanan ini sebenarnya? Bunda upload lah foto kue itu di google, dan muncul nama ini, gipang sultan, yang dijual di market place. Dulu bunda menyebutnya jipang untuk camilan yang terbuat dari kacang dan gula merah. Ternyata jipang berkembang menjadi bermacam ragam.  Rasanya memang manis, tapi gak bikin muak. Yumm 😋

Ujung minggu yang menyenangkan.

Assalamu'alaykum peeps..  Seperti biasa kalau anak lajang bunda yang kedua balik dari cilegon karena cuti semester atau sekedar weekend, dia akan ke car free day pada hari ahadnya, jika cfd diadakan. Biasanya bunda kalau lagi tidak capek atau tiada kajian bulanan, akan ikut bersama ke cfd.  Alhamdulillah ahad kemarin cuaca baik, selesai subuh bunda bersama anak2 kecuali si bungsu, menuju tempat cfd di jalan Sudirman - Thamrin. Keluar dari halte busway, kami disambut dengan suasana yang ramai dengan masyarakat yang berlari, sekedar berjalan dan yang bersepeda. Setelah cukup berjalan, kami mampir ke sebuah kedai yang berada di jalan Setiabudi Sudirman. Kedai ini menjual sarapan Malaysia. Meskipun tidak lengkap, tapi cukup untuk memuaskan rindu kami akan sarapan ala Malaysia. Seperti diketahui, nasi lemak adalah salah satu sarapan yang terkenal. Tetapi kami lebih memilih mi goreng mamak, roti canai telur dan teh tarik.  Selain itu tersedia juga beberapa camilan kue.  ...

Tawakkal

Assalamu'alaykum semua… Di suatu situasi, pernahkan anda khawatir akan apa yang bakal terjadi pada diri anda atau keluarga anda di masa depan, katakan 10 tahun ke depan? Apalagi kondisi negara kita sedang dalam keadaan yang membuat perasaan, emosi dan mental kita naik turun.  Sebagai manusia normal saya juga mengalami. Apalagi ketika dihadapkan dengan situasi ekonomi. Tapi apabila kita terlalu khawatir sampai membuat sakit kepala, stress dan anxiety istilahnya, tentu bukan sesuatu yang baik. Bahkan dalam agama islam kita tidak boleh terlalu jauh memikirkan apa yang akan terjadi di depan yang pada kenyataannya memang belum terjadi. Cukuplah kita berusaha beramal hari ini dengan amal yang lebih baik dari kemarin, dan mempersiapkan hari esok dengan amalan yang lebih baik dari hari ini, dan tentu saja kita mesti bertawakkal kepada Allah sebagaimana yang di tuntun dalam al Qur’an. وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجاً وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ “Barang siapa bertak...

Bahagia itu sederhana (2)

Assalamu'alaykum... Bahagia itu sebenarnya tidak sukar untuk dicapai. Seperti apapun kondisi kita, kalau masih ada yang bisa di syukuri dalam hidup kita, seharusnya kita masih bisa bahagia. Jadi kuncinya rasa bersyukur. Sebelumnya, bunda pernah menulis judul yang sama di blog bunda ini, anggap sebagai bagian pertama ya? Yuk dibaca disini . Lanjut ya... apakah kamu, Masih bisa beribadah dengan tenang? Masih punya badan yang sehat? Masih punya keluarga yang baik? Masih ada tempat tinggal yang layak? Masih bisa makan tiap hari? Masih bisa jalan pagi di hari Ahad di ujung minggu? Dan kalau dicari terus, pasti ada dan ada yang bisa di syukuri.  Alhamdulillah, ada kebahagiaan tersendiri ketika tadi pagi, bunda bisa jalan pagi/jogging sama anak bunda, yang biasanya jarang mau diajak jalan...  Teruskan bersyukur ya...

Terima kasih ananda

Assalamu'alaykum... Kembali dari tanah suci, pertengahan Juli lalu, bunda mulai masuk madrasah lagi dan langsung dapat surprise . Allahumma baarik... tak sangka bunda dapat kenang2an juga dari murid bunda yang satu ini. Tanpa mengurangi rasa hormat, sebut saja namanya F. Terima kasih banyak ya ananda. Semoga semakin solehah, makin pintar, makin sukses dan disayang Allah juga jadi kebanggaan ayah dan bundanya. Ananda F, murid bunda yang satu ini, anaknya aktif, sedikit ceriwis tapi santun dan beradab. Suka bertanya dan selalu ingin menjawab duluan. Bikin bunda yang mengajar jadi tambah semangat. Iya.. setiap guru pasti sangat semangat menghadapi murid seperti ananda F ini. Masya Allah... hadiahnya bagus sekali, dan bunda suka banget. Insya Allah, mangkuknya selalu akan bunda dan keluarga pakai, sehingga ananda F selalu dapat pahala jariah yaa.. Jazaakillaahu khayr 🤲🏻🥰

Teh tarik? Bukan ini Teh Karak.

Assalamu'alaykum.. Ini sedikit cerita ketika bunda berada di tanah suci. Berada dalam waktu yang agak lama, tentu ada saatnya untuk membeli sedikit keperluan selama disana. Biasanya untuk membeli makanan ringan atau minuman, bunda pergi ke bin dawood, supermarket yang menjadi destinasi belanja jamaah haji atau umroh disana.  Bunda biasanya melihat-lihat produk ksa yang tidak biasa kita jumpai di tanah air, termasuk teh. Ada banyak variasi teh produk arab saudi. Rata2 varian teh mereka dicampur dengan herbs atau kalau di indo biasanya jadi bumbu masakan. Seperti cengkeh, kapulaga, kayu manis juga jahe dan kunyit. Nah bunda agak penasaran sama teh yang namanya teh karak. Di bin dawood, ada yang dijual satuan (1 sachet) juga. Tapi kok sepertinya agak mahal ya. Apalagi bunda maunya yang sudah dengan gula. Sementara yang dijual satuan itu tanpa gula. Jadinya ragu2 mau beli. Akhirnya bunda hanya membeli teh rabia, merek teh arab saudi yang rasa original . Alhamdulillah rasanya enak, m...

Terjagung-jagung

Hi peeps ... Selamat berujung minggu. Pagi ini ada banyak waktu dan ada banyak jagung. Mau cepat dihabiskan. Karenaa... jagungnya sudah dari kemarin di rebus dan sebagian dibikin jasuke. Sayangnya dirumah cuma bunda dan si bungsu aja dari kemarin. Ya sudah mari kita bikin sarapan berjagung. Pertama bunda bikin toast isi jagung. Roti dibikin sandwich dengan isian: keju slice , taburan jagung manis rebus dan disirami kental manis. Panggang di atas teflon, bolak balik. Alhamdulillah si bungsu pun suka. Kemudian di kulkas ada sisa cesar salad dari adik bunda. Maka tambahkan jagung manis rebus banyak2 dan disirami mayo dan sedikit kental manis. Yumm. Lettuce nya crispy sekali. Alhamdulillah pagi yang menyenangkan. Jadi semangat deh abis itu bersihin kaca jendela.  Sisa jagung rebus masih ada tu, bikin apa ya?

Kaktus kami masih bertasbih kepada Allah.

Masya Allah... alhamdulillah, ketika bunda kembali ke Malaysia bulan Juli yang lepas, kaktus kami yang ini , masih hidup, bahkan blooming (bunganya mekar) 😍. Ia terus bertasbih di rumah kosong kami di Puchong. Ya, bukan hanya manusia, nyatanya hewan dan tumbuhan yang juga makhluk hidup bertasbih memuji kebesaran Allah SWT. Hanya saja, manusia tidak mengetahui secara lebih mendalam bagaimana hewan dan tumbuhan ini bertasbih. Tentunya tidak seperti manusia bertasbih. Dalam Alquran Surah Al Isra ayat 44, Allah SWT berfirman yang artinya: “ Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. ” Selama ini, ayat-ayat tersebut ditafsirkan hanya sebagai kiasan. Artinya, tumbuhan bertasbih dengan cara tunduk pada hukum alam (sunnatullah). Namun, beberapa ilmuwan yang melakukan studi menemukan hal me...

Bawa bekal dong.

Hai, assalamu'alaykum... Bunda kalau yang namanya mau jalan2, suka banget bikin sangu atau bekal. Walaupun ada kemungkinan di tempat itu nanti akhirnya beli makanan atau jajan juga, tapi bunda sudah biasa membawa makanan sendiri. Dari anak2 kecil sampai besar sewaktu ayahnya masih ada, kami sering diajak piknik dadakan. Bukan di tempat piknik yang khusus, tapi cukup ke taman2 umum. Apalagi dulu ketika tinggal di malaysia, cukup banyak sekali taman umum indah, luas, nan gratis. Terutama di kawasan Putrajaya.  Maka biasanya stok roti tawar selalu ada di rumah. Roti ini sangat mudah di buat apa saja. Tapi biasanya yang praktis bikin sandwich. Ini bekal abang dengan bermacam pelengkap. Kotak makan plastik bawa dari jakarta, wet tissue dari flight tantenya anak2 balik dari umroh, saus sambal dan tissue kertas solaria, dapat pas beli nasgor di bandara, tak lupa di kasih 'belt' dari gelang karet . Jadi ini cerita pas kami ke malaysia cuti sekolah yang lalu. Selain jalan berempa...

Allah yang merawatnya

Bismillaah...  Ini cerita tentang kaktus yang kami tinggalkan di Puchong.  Setelah kurang lebih 5 tahun kaktus ini terbiarkan di sepetak lantai semen tempat blower ac , subhanallah kaktus yang satu ini masih hidup. Tiada siapa yang merawat dan menjaganya kecuali Allah saja.  Kaktus ini kami beli di Cameron highlands, negri Pahang   awal tahun 2016 dari beberapa jenis kaktus yang lain. Ternyata hanya yang satu ini yang bertahan di tanah yang seuprit dalam pot mungil itu. Bahkan kaktus yang lain telah mati ketika kami masih tinggal di Puchong.  Ketika bunda dan abang Daffa mengunjungi Malaysia di pertengahan 2022 yang lalu untuk suatu urusan, bunda terpegun melihatnya masih ada. Bayangkan selama 2 tahun pandemi rumah itu benar2 ter abandon .  Maka siapakah yang Maha berkehendak, yang masih melanjutkan hayat hidup mahluk Nya yang berupa tanaman kaktus itu? Allah azza wa jalla sahaja ....

Allah yang Maha Baik

  Siapa yang akan menyangka, apa yang kita cita2kan di waktu kecil, kemudian pudar ketika kita memasuki fase pendidikan berikutnya karena satu dan lain hal, tiba2 di masa yang boleh dibilang sudah tua, barulah terwujud. Allah Maha Baik. Tidak terasa sudah satu semester saya mengabdi di Madrasah Diniyah awaliyah, milik guru majelis ta'lim saya yang juga guru dari ibunda saya. Beliau memiliki madrasah yang berdiri sejak awal tahun 80-an. Meskipun sudah sepuh, namun semangat dakwah beliau dan meneruskan madrasahnya masih sangat kuat. Saya kebetulan menggantikan guru yang sudah berhenti karena usia dan kesehatan. Saya sendiri tidak ada basic mengajar. Jadi boleh dibilang saya juga belajar mengajar. Alhamdulillah ala kulli haal. Dengan ups and downs nya, sedikit demi sedikit saya belajar. Ternyata menyenangkan menjadi seorang guru. Seperti halnya apa yang saya impikan puluhan tahun lalu. Menghadapi macam2 polah/kelakuan anak2 sekarang, menjadi suka dan juga sedih/miris saya. Tapi se...