Skip to main content

Posts

Showing posts with the label my kids

Ayam kunyit (Malaysian style)

 Bismillaah.. Bunda lagi rindu lauk teman sarapan yang biasa di jual di gerai nasi lemak Malaysia ini. Super mudah bikinnya dan cukup lengkap sebagai lauk, karena ada ayam dan juga sayuran. Lauk ini biasa kami beli di gerai penjual nasi lemak dan nasi kerabu di dekat rumah ketika tinggal di Puchong dulu. Anak2 suka sekali. Bunda juga beberapa kali membuat lauk ini sendiri. Tidak persis sama rasanya sebagaimana yang di jual, tapi alhamdulilah anak2 sudah cukup suka buatan bundanya 😉. Bunda masak kali ini untuk lauk nasi putih biasa, bukan nasi lemak 😊 Berikut cara masak versi bunda ya: 👉Daging fillet bagian dada ayam, diiris kecil/sesuai selera. 👉Bahan marinate: Serbuk kunyit 1 sdm  Garam 1 sdt Serbuk lada 1 sdt Serbuk ketumbar 1 sdt => Campur semua bahan dan oleskan sambil ditekan-tekan pada irisan daging agar meresap. Biarkan beberapa saat, sambil kita siapkan bahan lainnya. 👉Bumbu dan sayuran: Bawang bombay 1/2 , iris Bawang putih 2 buah, geprek, iris halus Serai 1 b...

Kari pap mak cik(ida)

 Assalamu'alaikum.... Sebenarnya lucu juga, selama hampir 18 tahun tinggal di malaysia, bunda malah gak pernah bikin curry  puff sendiri. Padahal membuat nya mudah.  Sebabnya tentu saja, karena banyak yang  menjualnya. Di gerai penjual nasi lemak di sekitar perumahan, kita akan menemukan hampir semua  pedagang menjual karipap dan tentunya  kue2 lain. Tapi setelah 2,5 tahun kembali ke Jakarta,  tetiba bunda terasa rindu ngemil karipap. Alhamdulillah... kebetulan adik bunda masih punya bumbu kari dari  malaysia. Kebetulan juga pas puasa, jadi bisa buat takjil. Bunda ikut resep yang paling mudah di Youtube channel iCookAsia (malaysia). Kalian yang mau buat karipap atau curry puff , tapi gak mau yang ribet, ikuti saja resep yang ada  disini . Alhamdulillaah, anak2 pada senang buka puasa ada karipap. Jadi terobati sedikit rindu kami pada Malaysia.

Begini cara supaya anak makan pisang (selain ambon/cavendish)

Jadi emak berarti harus panjang akal saat  menyediakan makanan  untuk anak2. Anak2 ini, kalau hidangan yang sudah menyangkut buah, mereka agak memilih. Misalnya pisang, maunya jenis tertentu. Jadi kalau tak sesuai ekspektasi mereka, maka emak mesti kreatif supaya pisang yang sudah terbeli bisa masuk perut mereka, hihi. Jadi kali ini karena di tukang sayur adanya pisang tanduk, ya kita olah jadi sesuatu yang menggoda. Kolak? Mereka bakal nolak. Alhamdulillah sama yang satu ini larizz abizz. Sebelum ini bunda pakai pisang kepok, alhamdulillah juga habis tak bersisa. Kebetulan momennya hidangan ini buat takjil, jadi semangat deh anak2 memakannya. Sudah dimakan separuh :))  Resep banyak di google ya. Saya namakan pisang penyet bakar. Bahan : -Pisang kepok (belah 2)/tanduk (iris sesuai selera supaya tidak terlalu panjang), -Margarin, -Coklat beras atau coklat blok parut (seperti saya), keju parut, kacang sangrai yang dicincang kasar, atau apa saja (untuk topping...

Bekal vs jajan

Bismillaah..  Kemarin dapat pesan yang sedang viral,  tentang penemuan jajanan anak sekolah yang berbahaya, dari salah satu grup WA. Semakin lama semakin ngeri melihat laporan tentang jajanan  anak2, yang di jual abang2, yang tersebar di sekitar kawasan luar pagar sekolah. Bikin kita beristighfar panjang. Miris. Ketika saya menetap di Malaysia, di sekolah rendah kebangsaan (SD negri), yang namanya penjual jajanan tidak kalah banyak dengan abang2 di jakarta. Tapi selama hidup di sana serta mempunyai pengalaman menyekolahkan ke 3 anak2 di sekolah kebangsaan, saya sering memperhatikan para penjual jajanan di sana. Setiap saya menunggu untuk menjemput mereka pulang, saya suka mengamati jajanan anak2 tersebut. Ragamnya tidak seperti di jakarta tentu saja. Tapi sepanjang pemerhatian saya, yang membuat prihatin adalah banyak yang menjual minuman soda berwarna warni dan snack yang tidak jelas bahannya, apalagi faedahnya. Penuh dengan zat pewarna dan gula. Selain jajanan ya...

Makaroni sorong seper empat

Last piece, make it hot with a little dash of boncabe Ada sisa makaroni rebus semangkuk, Ada pentol bakso 5 biji, Sayuran tinggal ada wortel dalam kulkas, Telor masih ada beberapa butir, Susu bubuk ada, tambah air, bikin setengah cangkir Tepung gandum ana, isih akeh. Jalan sikit ke kedai yang dekat dengan rumah, beli keju cheddar yang harge 5000 sebungkus. Balik rumah, kocok 2 butir telur yg agak besar. Bersama setengah cangkir susu, transfer kan kocokan telur ke dalam sebentuk baskom. Parutin wortel, potongin bakso, lalu *"main campak2" ke dalam baskom yg berisi telur dan susu. Masuklah makaroni ku ke dalam baskom. Gaulkan sedikit tepung, bagi melekat kan mereka. Serbuk garlic, white pepper dan chicken powder jatuh berterabur diatas nya. Sempurna kan dengan garam dan parutan keju. Aduk. Rata. Teflon yang sudah panas siap menyambut mereka. Dadar kan Balik kan secara perlahan Topping kan dengan sedikit keju yang bersisa Alhamdulillah... Bagi....

Abang Daffa mencoba berbasikal ke sekolah

Assalamu'alaikum Video 'dibuang sayang' ini, diambil oleh si bungsu, ketika si abang mencoba langsung jalur yang diambil abang untuk pergi ke sekolah. Saat itu bunda sedang nyetir jadi cuma bisa memberi arahan 😅. Bunda jadi berisik sendiri di belakang setir, karena sambil mengawal sambil mengingatkan abang supaya berhati-hati. Kok pake latihan segala? Iya.. Sebab si abang boleh dibilang agak terlambat untuk bisa naik sepeda dengan baik. Dari kecil suka menolak jika diajak latihan. Begitu sudah sekolah menengah baru Kepikiran untuk bersepeda kesekolah karena jarak yang tidak berapa jauh. Akhirnya berlatih lah si abang di sekeliling apato yang alhamdulillah memadai. Naah... Kebetulan sang tante yang udah biasa gowes ke tempat kerja dan kemana-mana,  lagi ada di puchong ketika itu... Alhamdulillah. Jadi deh bersepeda dengan instruktur 😀