Skip to main content

Laa hawla wa laa quwwata illaa billaah


Bunda sebenarnya agak sedih mau nulis ini. Campur aduk perasaan jiwa ini dengan keadaan dunia sekarang. Benarlah apa yang telah diperingatkan Nabi kita, Muhammad ﷺ. Kita betul2 sudah di ujung zaman.

Terlalu banyak hal yang ingin di tulis, namun akan terlalu banyak juga waktu yang terkuras. Intinya dunia dan bahkan negara kita sedang dalam kepada tidak baik2 saja. Dan kemungkinan jika mengikuti hadist2 yang ada dalam kajian2 akhir zaman, keadaan akan semakin memburuk. Allahu a’lam bishshawab.

Melihat generasi abad ini, semakin sedih ketika kita bicara akhlak dan adab. Serbuan tehnologi yang semakin kesini semakin membuat risau seperti contohnya AI. Kepalsuan akan merajalela. Lihat saja, ada aplikasi yang bisa menggabungkan 2 foto yang kita inginkan, ntah foto siapapun itu dan kemudian dibikin menjadi sebuah video dengan pilihan gerakan yang diinginkan, ngerii... Belum lagi suara yang bisa ditiru dengan sangat persis seperti aslinya. Dunia seperti apa yang menanti anak2 keturunan kita ke depan... yaa Allah...

Kerja ekstra keras sebagai seorang ibu untuk membekali dan mengantar anaknya ke depan. Jauuuuh ke depan, dimana nasib kita disana ditentukan dengan segala perbuatan kita selama hidup disini.

Juga doa2 yang perlu dipanjatkan terus menerus dan permohonan atas rahmat dan kasih sayang Allah, agar kita dapat  sukses memasuki gerbang surgaNya.

Rabbi habli minashsholihiin.. aamiin 🤲🏻

"Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang maha tinggi lagi Maha Agung


Comments

Popular posts from this blog

Suitcase cover bikinan sendiri

Assalamu'alaikum Ceritanya ini pas bunda mau pulkam berdua saja dengan ponakanku caca, balik ke Jakarta, setelah caca selesai berlibur di malaysia . Karena kami  membawa koper bagasi sampai 2 buah, jadi perlu menyiapkan cover untuk perlindungan bagasi kami. Soalnya nge' wrap ' koper  dibandara makin lama semakin mahal. Mau beli cover   yang ' fancy '2 itu juga rasanya gak worthed sama harganya, karena kalau sudah tersangkut ya sobek juga. Pengalaman ku ada 2 kali beli, ke dua2nya sobek juga. Yah, namanya juga koper penumpang, di lempar2 dari kargo pesawat. 😅 . Kemudian  aku search untuk cara bikin sarung nya sendiri. Dan aku paling suka nyari tutorial di yt. Ternyata video yang diy untuk suitcase cover tidak banyak . Akhirnya ketemu satu channel   yang berbahasa latin. Tetapi karena materialnya  cuma berbahan jersey atau baju kaos, tanpa paham bahasa pun bisa diikuti langkahnya. Langsung saya 'eksekusi' deh. Segera bunda cari kaos2 t-shirt yang...

Lap tangan/ lap dapur dari handuk bekas

Assalamu'alaikum... Kalau lagi jalan2 lalu tergoda lap tangan yang cantik dan murah, jangan langsung dibeli... 😁 Lebih baik bikin sendiri. Kalau dirumah ada handuk yang tak dipakai lagi, karena sobek atau dah bosan, lebih baik dimanfaatkan. Cuma ditambah kain perca dan sedikit pita. Di jamin lebih murah dan yang penting ada rasa puas, karena hasil buatan sendiri.Tapi mohon maaf, saya bikinnya cara 'koboy', tak pakai ukuran . Mulai dengan bismillah... Yang diperlukan: Handuk yg sdh dipotong, kain setengah lingkaran x2. sepotong pita, dan pengeras kain jika perlu Langkah2nya: 1. Gunting kain setengah lingkaran 2 buah, boleh pakai pengeras kain 2. Siapkan pita, lipat 2, sematkan jarum spy tak bergeser 3. Letakkan di tengah2 bagian atas kain bagian luar dgn lipatan disebelah dalam 4. Timpa dengan kain yg satu lagi, dgn bagian luar disebelah dalam, semat sekelilingnya 5. Jahit sekeliling setengah lingkaran 6. Gunting2 bagian pinggir, (jangan terguntin...

Ujung minggu yang menyenangkan.

Assalamu'alaykum peeps..  Seperti biasa kalau anak lajang bunda yang kedua balik dari cilegon karena cuti semester atau sekedar weekend, dia akan ke car free day pada hari ahadnya, jika cfd diadakan. Biasanya bunda kalau lagi tidak capek atau tiada kajian bulanan, akan ikut bersama ke cfd.  Alhamdulillah ahad kemarin cuaca baik, selesai subuh bunda bersama anak2 kecuali si bungsu, menuju tempat cfd di jalan Sudirman - Thamrin. Keluar dari halte busway, kami disambut dengan suasana yang ramai dengan masyarakat yang berlari, sekedar berjalan dan yang bersepeda. Setelah cukup berjalan, kami mampir ke sebuah kedai yang berada di jalan Setiabudi Sudirman. Kedai ini menjual sarapan Malaysia. Meskipun tidak lengkap, tapi cukup untuk memuaskan rindu kami akan sarapan ala Malaysia. Seperti diketahui, nasi lemak adalah salah satu sarapan yang terkenal. Tetapi kami lebih memilih mi goreng mamak, roti canai telur dan teh tarik.  Selain itu tersedia juga beberapa camilan kue.  ...