Skip to main content

Posts

Fabric bin aka wadah penyimpanan dari kain (upcycling)

Salaam.. ☕ Disini, bunda cuma cerita2 aja ya.. Tulisan kali ini bukan sebuah tutorial . Sebenarnya udah sering juga bebikinan kotak/keranjang penyimpanan dari kain atau disebut juga fabric storage/ fabric bin /fabric basket /fabric bucket . Biasanya memakai bahan kain yang agak tebal dan kokoh seperti kain kanvas atau kain katun yang dilapisi pengeras kain. Tapi ketika membuatnya pertama kali, saya hanya memakai bahan dari jeans yang sudah tidak muat. Yakni dari bagian bawah celana jeans tersebut. Karena awalnya saya mencari tutorial bagaimana  memanfaatkan celana jeans yang tidak muat untuk menjadi sesuatu yang baru, atau disebut juga recycle/ upcycle. Lalu terjumpalah tutorial membuat wadah dari jeans bekas yang amat menarik. Membuatnya juga cukup mudah aka beginner friendly . Gambar berikut adalah percobaan pertama bunda menjahit wadah penyimpan dari bahan jeans bekas. Supaya tampilannya manis, biasanya selalu diberi pelapis atau lining . Bahan lining ini bunda beli yang mur...

Bros pita dari jeans (upcycling)

Hai peeps.. Pic-torial dari file lama lagi.  Jangan bosan yaa..? Tapi, kadang bosan gak sih sama bros yang bentuknya bunga2an gitu? Nah! sesekali pakai bros anti-mainstream deh. Bros bentuk pita ini manis juga untuk dikenakan di hijab anda. Yuk, disimak gambar2 berikut. Insya Allah mudah sekali bikinnya.  Semoga bermanfaat... Yang anda butuhkan: Perca kain jeans atau denim Benang jahit dan jarum Mesin jahit (bisa juga jahit tangan) Pita warna warni Peniti atau pin bros Membuatnya: Gunting perca tadi sesuai besar ukuran yang anda inginkan, membentuk persegi panjang. Perhatikan gambar.  Pertemukan ujung kain dengan bagian yang bagus di sebelah dalam. Ujungnya kemudian diposisikan di tengah. Tarik sedikit hingga tidak ada gap . Sematkan jarum pentul, lalu jahit sisi kanan dan kirinya. Hasilnya seperti ini. Bagian sudut di gunting jangan sampai terkena jahitan.  Setelah diterbalikkan. Lipat2 kecil, lalu dibagian tengah dirapatkan seperti ini, dan dijahit sehingga menyat...

Sarapan cantik dari roti

Salaam.. Edisi mengetengahkan file 2 lama di komputer lagi nih, hehehe...jangan sebel ya..? Manatau ada yang belum pernah bikin, yuuk dicoba. Keranjang roti telur atau Baked   egg in a basket . Dari file tahun 2015 bunda.😁 Sarapan ala Amerika ini sebenarnya modifikasi dari egg in a basket yang dibakar diatas pan/ teflon, yang sudah dikenal lama. Resep dari: an edible mosaic.com, dengan sedikit perubahan. Bahan:. 🏵️ 3 potong roti tawar 🏵️ 3 butir telur 🏵️ Mentega atau minyak goreng 🏵️ Garam dan merica sesuai selera 🏵️ Daun bawang cincang segar, atau daun hijau lainnya yang anda suka (opsional, untuk hiasan). Saya memakai potongan daun sup/seledri supaya wangi 😋 🏵️ Loyang muffin atau 3 ramekin terpisah.  Cara membuat: Panaskan oven hingga 180°c; oleskan mentega atau minyak goreng dengan merata dan agak banyak pada loyang muffin atau ramekin . Potong roti agar pas di dalam lubang muffin atau ramekin  (📍Saya tidak memotong atau membuang pinggiran roti).  T...

Memanfaatkan perca kain: book marker dan cord holder.

Bismillah.. Tumpukan sisa kain kadang bikin tertekan gak sih? 😀 Mau dibuang, tak sampai hati. Tapi kalau dibiarkan, sepertinya semakin berkembang biak aja, bikin gemes. Apalagi kalau yang hobi menjahit. Kecuali kalau anda rajin, bisa juga di sambung2 jadi patchwork.  Saya sendiri kurang telaten untuk mengerjakan patchwork . Paling hanya saya sambung2, lalu sambungan kain2 itu terletak begitu saja menjadi sebuah tumpukan baru. Alhamdulillah, sebenarnya kalau rajin berselancar di alam maya,  banyak ide untuk memanfaatkan perca tersebut. Yang termudah, antara lain penanda buku dan pemegang kabel.  Berikut hasil bebikinan bunda.  Coba deh, anda akan senang dengan hasilnya dan bikin nagih (addicted) 😁. Bisa untuk gift juga loh.  🌷Happy sewing🌷

Bros bunga dari kaus bekas.

Assalaamu'alaykum. Yang mau bunda share ini sebenarnya dari file jadul bunda (2014). Tapi tidak apa2 ya, siapa tau ada yang mau bikin. Daripada menuh2in laptop tapi tidak memberi manfaat, hehe...  Untuk bahannya bebas, bisa dari baju kaus atau bahan kaus berwarna sesuai dengan yang ada atau yang anda inginkan saja. Lebih bagus jika ada teksturnya, seperti contoh di bawah ini. Saya memanfaatkan baju kaus lama saya yang sudah sempit dan tidak sesuai lagi untuk saya pakai 😊. Kemudian bahan lainnya, hanya siapkan sedikit dakron atau kapas utk mengisi bagian tengah bunga. Tak lupa jarum dan benang jahit serta pin bros untuk ditempelkan dibagian belakang.  Ini semacam pic-torial , yakni tutorial sederhana yang bisa diikuti hanya dengan melihat gambar. Semoga bisa paham ya... Selamat berkarya

Bolu pisang kukus di sore ahad

~Banana loaf cake~ Andalan bunda dari duluu banget niy, kalau pengen bikin kue yang sesuai budget serta mudah dan cepat tapi rasanya enak banget.  Serba cemplang cemplung, serba diaduk, rasanya lembut dan moist . Karena kebetulan adiknya bunda ada stok kacang almond , jadi bunda taburin deh buat jadi  topping nya. Untuk resep ini, hasilnya tidak terlalu manis ya, just nice . Jika anda penyuka manis, sila tambah gula sesuai selera ya. Bahan: 3    Buah pisang ambon yg sudah sangat matang (berbintik-bintik), haluskan dengan garpu. 1    Butir telur ukuran besar, kocok hingga sedikit berbuih. 1     Cup minyak sayur/minyak goreng. 5    SDM gula pasir atau paling bagus brown sugar . 1,5  Cup tepung terigu, diayak (kalau rajin 😀). 0,5  SDT baking soda. 1     SDT vanilla essence (perisa vanilla). 2     SDM kacang almond, dicincang kasar dan disangrai ( optional ). Cara membuat: - Campur telur yang ...

"Ya, bagus"

  Salaam... Pagi ini saat membuka Google, niat bunda mau mencari gambar terbaik untuk ucapan Hari Guru Nasional. Mata bunda langsung tertuju ke doodle nya Google. Bunda masih belum 'ngeh' kalau itu ternyata ilustrasinya Pak Tino Sidin, aah..😍. Ayoo.... siapa yang pernah kirim2 gambar ke TVRI awal tahun 80an?  Begitu tahu, ingatan bunda langsung melayang ke jaman kanak2 dulu. Acara 'gemar menggambar' Pak Tino Sidin adalah acara yang bunda tunggu2. Bagaimana tidak, masa itu acara tv sangat terbatas dan acara untuk anak2 tentunya lebih sedikit. Tapi justru disitulah kenangan yang amat indah dan masa2 yang penuh ketenangan untuk anak2. Tiada tolok bandingannya dengan keadaan anak2 masa kini. Yah, tidak dapat dinafikan karena peredaran masa terus berubah dan zaman berganti. Bunda pada ketika itu, ada beberapa kali  mengirim hasil karya bunda ke pak Tino. Rasanya pasti bangga sekali ketika gambar kita masuk tv dan dikomentari oleh Pak Tino. Seingat bunda, diantara beberapa g...